Panduan Squat Kuasai Teknik Dasar agar Otot Kuat, Bukan Cedera

Melakukan squat bukan sekadar soal menekuk lutut dan menurunkan tubuh ke bawah. Gerakan ini melibatkan banyak otot sekaligus dan menjadi dasar bagi banyak latihan kekuatan. Namun, banyak orang yang masih melakukan squat dengan teknik yang salah sehingga berisiko cedera. Artikel ini akan membimbing kamu memahami teknik dasar squat yang benar agar manfaat maksimal bisa diraih tanpa mengorbankan kesehatan.
Pengertian Squat
Squat adalah latihan kebugaran yang mengandalkan bagian bawah tubuh, terutama paha depan, paha belakang, dan otot bokong. Squat ini dapat dilakukan baik dengan beban maupun tanpa beban, tergantung fokus olahragamu.
Manfaat Squat untuk Tubuh
Berlatih squat bukan sekadar meningkatkan massa otot, tetapi juga meningkatkan mobilitas, menstabilkan postur, dan memicu pembakaran lemak. Squat juga berguna untuk mencegah cedera karena memperkuat sendi dan ligamen.
Kesalahan Teknik dalam Squat
Sebagian besar pemula mengeksekusi squat dengan teknik yang kurang tepat. Kesalahan umum antara lain: tumit terangkat, posisi lutut melewati ujung kaki, membungkukkan badan, dan fokus pandangan ke bawah. Kesalahan ini berpotensi menimbulkan rasa sakit jika terus dilakukan.
Teknik Dasar Squat yang Benar
Mulai dengan Benar
Mulailah berdiri dengan kaki selebar bahu, dan jari-jari kaki mengarah sedikit ke luar. Selalu periksa postur tubuh sejajar alami, dan tatapan ke depan.
2. Gerakan Turun
Mulailah turunkan tubuh sambil menekuk lutut serta mendorong pinggul ke belakang. Ibaratkan kamu duduk di kursi, tanpa membungkuk, dan jaga posisi lutut aman.
3. Posisi Terendah
Turunkan tubuh sampai batas aman, sesuai fleksibilitas tubuh. Bila bisa, turun sampai full depth squat. Tetap jaga keseimbangan.
Bangkit Kembali
Dorong tubuh ke atas dengan tumit menekan lantai. Gunakan otot utama tubuh bawah untuk mengangkat tubuh. Teruskan latihan sesuai program latihan.
Tantangan Baru dalam Squat
Jika kamu sudah menguasai squat dasar, saatnya mencoba variasi baru. Beberapa jenis squat antara lain: Goblet Squat: Pegang dumbbell di depan. Jump Squat: Menambahkan lompatan saat naik. Bulgarian Split Squat: Latihan unilateral untuk kestabilan. Sumo Squat: Posisi kaki lebih lebar. Tiap variasi squat menargetkan area otot tertentu dan layak dicoba untuk variasi program fitness.
Panduan Safety Latihan Squat
Lakukan pemanasan sebelum mulai squat. Pilih beban yang realistis. Jaga postur dan teknik. Cek posisi lewat kaca. Konsultasi dengan pelatih jika masih ragu.
Penutup
Latihan squat adalah dasar utama dalam olahraga kekuatan yang bisa memberikan manfaat besar jika dilakukan dengan benar. Saat kamu menguasai gerakan dasar, otot makin terbentuk, tetapi juga terhindar dari risiko cedera. Kembangkan variasi dan hindari memaksakan diri.





