
Senin, 16 Maret 2026, menjadi hari penting bagi Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M., yang secara langsung turun tangan untuk memeriksa lima titik Pos Pengamanan dan Pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026 di wilayah Kabupaten Simalungun. Dalam inspeksi ini, Kapolres berupaya menjamin pelayanan terbaik bagi masyarakat selama libur Lebaran.
Pengecekan Pos Pengamanan dan Pelayanan
AKP Verry Purba, Kasi Humas Polres Simalungun, menguraikan bahwa pengecekan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta operasional pos pengamanan. Tujuan utama dari pengecekan ini adalah untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri 1447 H.
“Komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tercermin dari pengecekan langsung oleh Kapolres ini. Kapolres telah memeriksa kesiapan seluruh pos pengamanan dan pelayanan Operasi Ketupat Toba 2026,” ungkap AKP Verry Purba.
Dasar Hukum Pengecekan
Proses pengecekan ini diselenggarakan berdasarkan beberapa peraturan dan kebijakan, termasuk Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Perkap Nomor 08 Tahun 2021, Surat Telegram Kapolda Sumut, dan Rencana Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Toba-2026” Polres Simalungun.
Lokasi Pengecekan
Kapolres Simalungun mengunjungi lima pos yang berada di beberapa lokasi strategis. Beberapa pos tersebut antara lain Pos PAM 5 Open Stage yang dikelola oleh Kasat PAM Obvit, Pos Yan 3 Pantai Bebas Parapat yang dikelola Kapolsek Parapat dan Kasat Lantas, Pos PAM 4 Sitahoan yang dikelola Kapolsek Parapat, dan Pos PAM 3 Simpang Palang serta Pos PAM 2 Bah Sampuran yang dikelola Kapolsek Dopan dan Kasat Reskrim.
“Pengecekan ini mencakup semua aspek operasional di lima pos strategis untuk memastikan semua berjalan dengan baik,” ungkap Kasi Humas.
Pengecekan Kesiapan Personel
Salah satu fokus pengecekan ini adalah memastikan kesiapan personel. Kapolres memeriksa secara langsung kehadiran, kelengkapan, dan pemahaman tugas masing-masing personel yang bertugas di setiap pos pengamanan dan pelayanan.
“Kesiapan personel adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat. Kami memastikan personel memahami tugas dan tanggung jawabnya,” ujar AKP Verry.
Pengecekan Sarana dan Prasarana
Kapolres juga memeriksa ketersediaan dan kondisi sarana prasarana pendukung, seperti kendaraan patroli, alat komunikasi, peralatan medis, dan fasilitas pendukung lainnya yang diperlukan selama operasi berlangsung.
“Sarana dan prasarana harus dalam kondisi baik dan siap pakai. Ini penting untuk mendukung kelancaran operasional di lapangan,” ungkap Kasi Humas.
Evaluasi SOP
Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan dalam Operasi Ketupat Toba 2026 juga menjadi fokus evaluasi Kapolres. Hal ini mencakup penanganan gangguan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, dan pemberian pertolongan kepada masyarakat.
“Personel harus memahami dan melaksanakan SOP dengan baik, mulai dari penanganan gangguan kamtibmas, pengaturan lalu lintas, hingga pemberian pertolongan darurat kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar AKP Verry.
Memberikan Motivasi kepada Personel
Di tengah pengecekan, Kapolres juga meluangkan waktu untuk memberikan dukungan moril dan motivasi kepada personel yang bertugas, agar tetap semangat dan profesional dalam melaksanakan tugas pengamanan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dukungan moril ini penting untuk menjaga semangat mereka dalam melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap Kasi Humas.
Membuat Masyarakat Merasa Aman dan Nyaman
Pengecekan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat selama melaksanakan perjalanan mudik, berlibur, dan merayakan Hari Raya Idul Fitri di wilayah Kabupaten Simalungun.
“Dengan kesiapan yang optimal, masyarakat diharapkan merasa aman dan nyaman selama perjalanan mudik dan merayakan Idul Fitri di wilayah Simalungun,” ucap AKP Verry.
Meminimalisir Gangguan Kamtibmas dan Kecelakaan
Salah satu tujuan lainnya adalah meminimalisir gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas. Dengan kesiapan yang optimal, potensi terjadinya gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas selama masa Operasi Ketupat Toba 2026 dapat diminimalisir.
“Kami berharap dengan kesiapan maksimal ini, angka gangguan kamtibmas dan kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin,” ungkap Kasi Humas.
Tujuan Keseluruhan Pengecekan
Secara keseluruhan, pengecekan ini bertujuan menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Kabupaten Simalungun selama masa libur Lebaran, sehingga masyarakat dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan.
“Dengan melaksanakan pengecekan secara berkala dan komprehensif, Kapolres Simalungun menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan serta ketertiban di wilayah hukumnya,” pungkas AKP Verry Purba.
