PMBM Serentak MTsN Bukittinggi, Ribuan Peserta Antusias Memilih Madrasah Unggulan

Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) yang dilaksanakan secara serentak di Kota Bukittinggi baru-baru ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari masyarakat. Dengan ribuan peserta yang mendaftar, acara ini menjadi sorotan utama dalam dunia pendidikan madrasah. Tes akademik yang diadakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) se-Kota Bukittinggi pada tanggal 26 Maret 2026, menjadi momen penting dalam proses seleksi calon siswa untuk tahun ajaran 2026/2027. Dalam era di mana pendidikan madrasah semakin diakui, langkah ini diharapkan dapat menjaring anak-anak berbakat yang akan menjadi generasi penerus yang unggul.
Pemantauan Pelaksanaan Tes PMBM
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Eri Iswandi, bersama Kasi Pendidikan Madrasah, Aldy Heko Putra, melakukan pemantauan langsung terhadap pelaksanaan tes PMBM. Mereka ingin memastikan bahwa proses seleksi berjalan dengan baik dan transparan. Kehadiran mereka di lokasi tes memberikan motivasi tambahan bagi peserta untuk memberikan yang terbaik dalam ujian mereka.
Tes ini berlangsung dengan tertib dan dalam suasana yang kondusif. Sejak pagi, ratusan peserta tampak siap dan bersemangat mengikuti salah satu tahapan krusial dalam seleksi masuk madrasah negeri. Ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin menyadari pentingnya pendidikan madrasah dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak-anak mereka.
Jumlah Peserta dan Asal Sekolah
Tahun ini, sebanyak 810 peserta mengikuti ujian di MTsN 1, sementara 470 peserta lainnya mengikuti di MTsN 2 Bukittinggi. Para peserta berasal dari berbagai sekolah dasar (SD) dan madrasah ibtidaiyah (MI) di Bukittinggi dan daerah sekitarnya. Angka ini mencerminkan minat yang tinggi terhadap pendidikan madrasah yang dianggap unggulan.
Tujuan dan Sistem Ujian
Tes akademik jalur reguler ini dirancang untuk menjaring calon peserta didik yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga siap mengikuti pembelajaran di madrasah. Tahun ini, pelaksanaan ujian mengadopsi sistem Computer Assisted Test (CAT) yang terintegrasi dengan perangkat smartphone yang dimiliki oleh masing-masing peserta. Ini merupakan langkah adaptasi yang cerdas terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Motivasi dan Aspirasi dari Pihak Kementerian
Dalam kunjungannya di MTsN 1, Eri Iswandi memberikan semangat kepada para peserta untuk mengerjakan soal dengan jujur, teliti, dan percaya diri. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan kegiatan ini dengan baik. “Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti tes ini dengan maksimal. Kepada panitia, terus berikan pelayanan terbaik agar semua peserta dapat menyelesaikan ujian dengan lancar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya proses seleksi ini sebagai langkah awal dalam mencetak generasi madrasah yang unggul. Generasi ini tidak hanya diharapkan memiliki prestasi akademik yang baik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat serta berprestasi di bidang non-akademik.
Apresiasi dan Kolaborasi Antar Madrasah
Sementara itu, Aldy Heko Putra menambahkan, selama pemantauan di MTsN 2, ia menyampaikan apresiasi atas kelancaran pelaksanaan tes. “Kami berharap melalui hasil tes ini akan lahir siswa-siswi unggul yang berprestasi, baik di bidang keagamaan maupun akademik,” tuturnya. Ini menandakan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan madrasah di Bukittinggi.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara madrasah negeri dan swasta di Bukittinggi. Semangat “Maju Bersama” yang diusung oleh semua madrasah terlihat jelas melalui keterlibatan madrasah swasta yang turut membuka stand promosi selama PMBM berlangsung. Hal ini menunjukkan dukungan yang kuat dan sinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Bukittinggi.
Harapan untuk Generasi Masa Depan
Melalui pelaksanaan tes akademik ini, harapannya adalah madrasah di Bukittinggi dapat menjaring calon siswa terbaik yang siap untuk berkontribusi dan berprestasi. Madrasah unggulan diharapkan dapat menjadi tempat yang tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan moralitas siswa agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
- Proses seleksi yang transparan dan adil
- Penggunaan teknologi dalam pendidikan
- Peningkatan kolaborasi antar madrasah
- Fokus pada pengembangan karakter siswa
- Komitmen untuk mencetak generasi unggul
Pendidikan madrasah bukan hanya sekadar tempat untuk belajar, tetapi juga wadah untuk membentuk generasi yang siap menghadapi tantangan di masa depan. Dengan semangat dan komitmen bersama, madrasah di Bukittinggi diharapkan dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas.


